Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Materi Cerita Anak Melalui Media Video YouTube Pada Siswa Sekolah Dasar

Penulis

  • Ruth Maoeli Lorenza Damanik Program Studi PGSD, FKIP Universitas Palangka Raya
  • Femmie Program Studi PGSD, FKIP Universitas Palangka Raya
  • Carolina Fransiska Program Studi PGSD, FKIP Universitas Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.69743/edumedia.v4i1.54

Kata Kunci:

Cerita Anak, Bahasa Indonesia, Media Video Youtube, Sekolah Dasar

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan berpusat pada guru sehingga membatasi partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut menyebabkan siswa cenderung merasa malu, kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat, serta mudah merasa bosan selama pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia pada materi cerita anak melalui penggunaan media video YouTube pada siswa kelas IV SDN 12 Palangka tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah tujuh siswa kelas IV. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media video YouTube dapat meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Ketuntasan belajar siswa meningkat dari 43% pada pra-siklus menjadi 71% pada Siklus I dan 86% pada Siklus II. Nilai rata-rata siswa meningkat dari 64,29 menjadi 74,29 dan akhirnya mencapai 85,71. Dengan demikian, media video YouTube efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi cerita anak pada siswa kelas IV SDN 12 Palangka.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. Longman.

Arsyad, A. (2017). Media pembelajaran. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Batubara, H. H. (2020). Penggunaan video pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Muallimuna: Jurnal Madrasah Ibtidaiyah, 5(2), 74–84. https://doi.org/10.31602/muallimuna.v5i2.2950

Bruner, J. S. (1990). Acts of meaning. Harvard University Press.

Burke, S. C., & Snyder, S. (2008). YouTube: An innovative learning resource for college health education courses. International Electronic Journal of Health Education, 11, 39–46. https://eric.ed.gov/?id=ej798652

Hidayati, N. I., Hidayat, M. T., Kasiyun, S., & Rahayu, D. W. (2021). Pengaruh aplikasi YouTube sebagai media pembelajaran daring untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Basicedu, 5(5), 3961–3968. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1474

Kay, R. H. (2012). Exploring the use of video podcasts in education: A comprehensive review of the literature. Computers in Human Behavior, 28(3), 820–831. https://doi.org/10.1016/j.chb.2012.01.011

Kemmis, S., McTaggart, R., & Nixon, R. (2014). The action research planner. Springer.

Legiowati, T., & Fajarisman, F. (2023). Upaya meningkatkan hasil belajar materi penjumlahan dan pengurangan dengan media pembelajaran video youtube untuk kelas i sd/mi. Laplace: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 148-158. https://doi.org/10.31537/laplace.v6i1.1112

Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511811678

Mulia, A. (2018). Penggunaan media pembelajaran berbasis video untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Jurnal Pendidikan Tambusai, 2(2), 545-555. https://www.academia.edu/download/111961467/228958082.pdf

Nurgiyantoro, B. (2018). Sastra anak: Pengantar pemahaman dunia anak. Gadjah Mada University Press.

Puspitawati, N. L. A. (2022). Penggunaan youtube sebagai salah satu alternatif media pembelajaran daring bahasa indonesia. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 11(1), 97-107. https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v11i1.752

Rosyida, A., & Supardi, S. (2024). Strategi Pembelajaran Melalui Media Youtube Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Madrasah Ibtidaiyah di Kudus. Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 12(1), 36-49. https://doi.org/10.30603/tjmpi.v12i1.4227

Schunk, D. H. (2012). Learning theories: An educational perspective. Boston: Pearson.

Septantiningtyas, N., & Hafidzah, U. (2022). Pelaksanaan pembelajaran melalui YouTube untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Jurnal Basicedu, 6(4), 5804–5812. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3073

Slavin, R. E. (2018). Educational psychology: Theory and practice. Boston: Pearson.

Tarigan, H. G. (2015). Menyimak sebagai suatu keterampilan berbahasa. Bandung: Angkasa.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. (2003). Pemerintah Republik Indonesia.

Zhang, D., Zhou, L., Briggs, R. O., & Nunamaker, J. F. (2006). Instructional video in e-learning: Assessing the impact of interactive video on learning effectiveness. Information & Management, 43(1), 15–27. https://doi.org/10.1016/j.im.2005.01.004

Diterbitkan

23-03-2026

Cara Mengutip

Damanik, R. M. L., Femmie, & Fransiska, C. (2026). Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Materi Cerita Anak Melalui Media Video YouTube Pada Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Dan Menengah, 4(1), 26–39. https://doi.org/10.69743/edumedia.v4i1.54